
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Merangin bekerja sama dengan Tim Puskesmas Meranti melaksanakan kegiatan pemberian obat cacing kepada para siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah infeksi cacing yang kerap menyerang anak-anak, terutama mereka yang sering bermain di luar rumah. Sebelum pemberian obat, tim kesehatan mengajak siswa untuk melakukan ice breaking dan pemanasan ringan guna menciptakan suasana yang menyenangkan.
Infeksi cacing pada anak-anak dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif. Di antaranya adalah terganggunya pertumbuhan anak, baik dari segi berat maupun tinggi badan yang bisa berada di bawah rata-rata. Selain itu, infeksi cacing juga dapat mengganggu perkembangan kognitif, sehingga kemampuan konsentrasi dan prestasi belajar anak di sekolah menurun. Nutrisi yang seharusnya diserap tubuh untuk perkembangan otak justru diambil oleh cacing, sehingga potensi kecerdasan anak menjadi tidak maksimal. 
Dampak lain dari infeksi cacing adalah anak menjadi kurang gizi, mudah sakit, cepat lelah, dan sering rewel karena makanan yang dikonsumsi tidak sepenuhnya diserap tubuh. Cacing juga dapat menyebabkan anemia karena menghisap darah dari tubuh anak. Jika jumlah cacing dalam tubuh sudah terlalu banyak, penanganan medis yang lebih serius, seperti pembedahan, mungkin diperlukan. Dalam kasus yang parah, infeksi cacing dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk keluarnya anus dari tempatnya.
Untuk mencegah infeksi cacing, beberapa langkah penting yang dapat dilakukan antara lain mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah buang air besar, sebelum menyiapkan makanan, dan sebelum makan. Selain itu, penting untuk minum air bersih yang sudah direbus, buang air besar di jamban, menjaga kebersihan makanan dari lalat dengan menutupnya, serta selalu memakai alas kaki saat beraktivitas di luar rumah. 
Salah satu anggota tim kesehatan Puskesmas Meranti menjelaskan bahwa obat cacing berfungsi membunuh dan mengeluarkan cacing dari tubuh, sehingga dapat mengurangi risiko infeksi, terutama pada anak-anak yang lebih rentan. Dengan berkurangnya infeksi cacing, kesehatan anak secara keseluruhan akan meningkat. Pemberian obat cacing dilakukan secara massal setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Maret dan September, untuk anak-anak yang berusia di atas satu tahun. Dosis yang diberikan adalah setengah tablet untuk anak usia 1-2 tahun, dan satu tablet untuk anak usia di atas dua tahun.
Obat cacing yang digunakan bekerja dengan cara membunuh atau melumpuhkan cacing yang menempel di tubuh. Setelah itu, cacing akan dikeluarkan melalui feses atau urine. Tujuan utama dari pemberian obat cacing ini adalah untuk memastikan tubuh anak-anak terbebas dari cacing, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. (ayu) 
|
490x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...